Tampilkan postingan dengan label Indikator. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indikator. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Oktober 2012

072 Gunakan Indikator Dengan bijak

Setelah mengenal beberapa indikator lalu bagaimana menerapkannya di dalam trading? Apakah indikator itu harus dipasang semua?

Sama sekali tidak! Gunakan apa yang anda anggap cukup baik dalam membantu anda menganalisis pergerakan harga, tidak perlu semua indikator dipasang pada chart!

Saya pernah melihat seorang trader sedang mengamati sebuah chart di depannya dengan berbagai macam indikator, mungkin ada 4 indikator atau lebih. Saya pikir pastilah dia seorang trader yang hebat. Tapi sampai berjamjam sesi trading berlalu dia belum juga menemukan kesempatan untuk bertransaksi. Rupanya dia tidak berani mengambil keputusan karena indikator-indikator tersebut memberikan sinyal yang tidak seragam! Banyaknya indikator justru membuatnya bingung dan kesulitan dalam mengambil keputusan.

Read More......

071 Parabolic SAR

Metode ini diperkenalkan oleh J Welles Welder, Jr. Parabolic SAR (Stop And Reverse) biasa digunakan untuk menentukan saat pembalikan arah dari suatu trend. Indikator ini juga bisa digunakan untuk menentukan batasan stoploss yang aman yaitu dengan cara meletakkan stop-loss di atas Parabolic SAR pada saat transaksi jual atau di bawah Parabolic SAR pada saat transaksi beli.


Read More......

070 Relative Strength Index (RSI)

Indikator ini mengidentifikasi adanya kondisi overbought dan oversold di bursa. RSI memiliki skala 0 sampai 100. Jika garis RSI berada di bawah angka 30 maka itu menunjukkan kondisi pasar yang oversold sedangkan garis RSI di atas 70 menunjukkan kondisi overbought.


Read More......

069 MACD

MACD adalah singkatan dari Moving Averages Convergence Divergence. Indikator ini pertama kali diperkenalkan oleh Gerard Appel dan sekarang bersamasama dengan Moving Avarages menjadi salah satu indikator yang paling populer di kalangan para trader. Indikator ini banyak digunakan untuk mengidentifikasi munculnya trend baru.



Read More......

068 Bollinger Bands

Bollinger's Band tidak lain adalah Moving Averages yang dilengkapi dengan dua pita yang melebar dan menyempit sesuai dengan tingkat volatilitas pergerakan chart. Pada dasarnya indikator ini mengungkapkan pada kita apakah kondisi pasar sedang sepi atau aktif. Saat kondisi pasar sepi, pita bollinger mengecil. Sebaliknya saat pasar aktif, pita bollinger akan melebar.



Read More......

067 Moving Averages

Moving averages adalah harga rata-rata dari pergerakan mata uang dalam periode
tertentu. Dengan menerapkan indikator MA (moving averages) hasil yang didapat adalah sebuah grafik yang bergerak dengan lebih halus, terbebas dari fluktuasi yang
berlebihan. Indikator ini adalah yang paling sederhana dan paling banyak digunakan oleh para trader. Biasanya digunakan untuk membantu melihat trend pergerakan suatu mata uang dan juga untuk mendapatkan sinyal transaksi.



Read More......

Kamis, 11 Oktober 2012

066 Mengenal Indikator Teknikal

Indikator teknikal adalah alat bantu matematis yang digunakan untuk memahami perilaku dan kondisi suatu chart. Melalui data-data yang diberikan indikator ini diharapkan para trader dapat ‘membaca’ pergerakan chart dan mengambil keputusan bertransaksi. Kalau anda pernah mendengar soal penggunaan ‘robot’ dalam trading, robot tersebut tidak lebih dari software yang menggunakan berbagai macam indikator teknikal untuk mengambil keputusan bertransaksi. Dalam batas-batas tertentu penggunaan robot cukup bermanfaat, akan tetapi karena indikator sendiri memiliki keterbatasan maka robot semacam inipun akan memiliki keterbatasan juga. Ada banyak sekali indikator teknikal, masing-masing memiliki fungsi dan batasan yang khas. Tidak mungkin semua indikator itu dibahas dalam buku ini. Saya akan memngenalkan beberapa indikator yang sangat populer dan cukup mudah dipahami.

Moving Averages



Read More......